Wanita-Wanita Cantik Dalam Kehidupan Soekarno

soekarno1Mumpung masih dalam rangka memperingati Hari Kartini, dan masih hangat membicarakan emansipasi dan hak-hak para wanita, marilah kita membicarakan peran para wanita yang menjadi pendamping hidup Presiden Soekarno. Berhubungan ga sih? Lha, kan ada pepatah, kalau di balik sukses seorang laki-laki selalu ada wanita yang berperan di belakangnya. Yah, mau wanita itu ibu kandungnya, istrinya, pacarnya, saudara perempuannya atau bahkan selingkuhannya hehe..

Dalam kasus Presiden Soekarno, yang diceritakan masa kecilnya sering sakit-sakitan, tidak terlalu akrab dengan ibunya yang berasal dari Bali Ida Ayu Laksmi. Justru ia mendapat kasih sayang pengganti dari pengasuhnya yang bernama Sarinah seperti yang diyakini Soekarno, yang mengajarinya budi pekerti dan cinta rakyat kecil. Ada teori yang mengatakan karena ketidakdekatan dengan ibunya itulah, yang menyebabkan ia melarikan diri dalam kasih sayang pengasuhnya. Soekarno menulis buku tentang wanita Indonesia yang dipersembahkannya pada Sarinah, demikian pula pusat perbelanjaan besar pertama Indonesia diberi nama Sarinah, sebagai tanda sayang dan hormatnya pada pengasuhnya.

Saat bersekolah di Surabaya, ia dinikahkan HOS Tjokroaminoto dengan anak perempuannya Siti Oentari, saat itu Soekarno berumur 20 tahun sementara Siti Oentari 16 tahun. Namun perkawinan mereka tidak berlangsung lama, Soekarno tidak memiliki ketertarikan pada Oentari dan hanya menganggapnya sebagai seorang adik.

Perempuan kedua dalam hidupnya adalah Inggit Garnasih, yang berstatus sebagai istri Sanoesi, induk semangnya sekaligus teman HOS Tjikroaminoto saat Soekarno melanjutkan sekolahnya ke ITB Bandung. Karena sering ditinggal suaminya dan tidak memiliki anak, sementara Soekarno juga kesepian karena baru berpisah dari istrinya maka terjadilah hubungan batin di antara keduanya. Soekarno menggambarkan pertemuan pertamanya dengan Inggit seperti melihat cahaya dari pintu yang terkuak. Akhirnya Sanoesi menceraikan Inggit, maka menikahlah keduanya. Inggitlah yang menjadi istri, kawan perjuangan dan ibu bagi Soekarno. Perbedan usia diantara mereka 13 tahun. Inggitlah yang setia mengunjungi dan menyemangati Soekarno selama dibui di penjara Sukamiskin. Penjara sempit dan lembab namun menjadi sejarah ditulisnya pleidoi terkenal Soekarno yang berjudul “Indonesia Menggugat”. Mereka saling berkirim surat cinta mengungkap kerinduan melalui kertas yang digulung menyerupai rokok, karena saat itu untuk menyambung hidup, Inggit berjualan rokok. Ia juga menjadi perantara dan informan antara Soekarno dan para tokoh pergerakan lainnya. Inggit juga yang dengan setia menemani Soekarno selama diasingkan ke Ende dan Bengkulu, tempat ia bertemu Fatmawati.fatmawati

Isteri selanjutnya, Fatmawati adalah putri seorang tokoh pergerakan di Bengkulu yang dititipkan pada Soekarno dan menjadi teman Ratna Djuami, putri angkat Inggit. Soekarno menggambarkan Fatmawaty seorang remaja dengan rambut hitam panjang seperti sutra, yang membawa keceriaan di rumah mereka. Soekarno mengajak Fatmawaty jalan-jalan ke tepi pantai, menikmati debur pantai dan matahari terbenam. Inggit mulai mencium hubungan mereka bukan lagi seperti ayah dan anak namun sebagai sepasang kekasih. Ketika Soekarno yang saat itu berusia 41 tahun meminta ijin menikahi Fatmawaty yang baru berusia 19 tahun, Inggit memilih berpisah dan kembali ke Bandung bersama Ratna Djuami.

Tak lama setelah menikah, Fatmawaty melahirkan putera pertama mereka, Guntur Soekarnoputera yang disambut dengan amat gembira oleh Soekarno, setelah penantian panjangnya untuk memiliki keturunan. Akhirnya mereka tinggal di Jakarta. Fatmawati menemani Soekarno saat diculik para pemuda pada tanggal 15 Agustus 1945 yang diprakarsai Sukarni ke Rengasdengklok agar terhindar dari pengaruh golongan tua yang pro Jepang dan mencoba menahan untuk tak segera memerdekakan Indonesia, padahal tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu karena banyaknya korban akibat pengeboman Hiroshima (6 Agustus 1945) dengan bom bernama little boy dan Nagasaki (9 Agustus 1945) memakai bom atom bernama fat man. Hal ini menyebabkan Indonesia mengalami kekosongan kekuasaan ( atau disebut vacuum power bukan vacuum cleaner yaa…^_^) Mereka memiliki lima anak yaitu Guntur, Megawati, Rahmawati, Sukmawati dan Guruh Soekarnoputera.

Berita menyerahnya Jepang didengar Sutan Sjahrir melalui radio BBC walau selalu ditutupi oleh pemerintah Jepang. Terjadi perdebatan panjang antara para pemuda dengan Soekarno dan Hatta hingga akhirnya tercapai kata sepakat untuk menyiapkan kemerdekaan Indonesia. Ahmad Soebardjo mengantarkan kembali Soekarno dan Hatta ke Jakarta menuju rumah Laksmana Maeda seorang Marsekal Angkatan laut Jepang yang bersimpati pada Indonesia. Soekarno Hatta mengundang para tokoh pergerakan terpercaya untuk bersama-sama membuat konsep proklamasi yang diketik oleh Sajuti Melik dan ditandatangani oleh Soekarno Hatta atas nama bangsa Indonesia yang diprakarsai lagi-lagi oleh Sukarni (Herannya, kenapa Sukarni tidak diangkat jadi pahlawan ya? Nama beda satu huruf dengan Soekarno tapi nasib kok beda jauh ya?) Jangan tanyakan pada rumput bergoyang dunk Ebiet, karena mereka juga ga tahu.

Fatmawati bertugas menjahit bendera merah putih. Diputuskan proklamasi kemerdekaan dilaksanakan tanggal 17 Agustus 1945 hari Jumat jam 10 pagi bertepatan dengan bulan Ramadhan di depan kediaman Soekarno di Jl. Pegangsaan Timoer no 56 Jakarta. WR Soepratman mengiringi pengibaran bendera dengan gesekan biola memainkan lagu Indonesia Raya yang syahdu.

Oke, back to topic students ^_^. Wanita selanjutnya adalah Hartini, seorang janda dokter beranak lima. Ketika tahu anaknya sudah lima, komentar Soekarno “Wah, sudah punya anak lima saja masih cantik banget ..!” (he..he..pinter merayu memang) Mereka bertemu saat Soekarno berkunjung ke Salatiga. Pulang ke Jakarta, Soekarno tak bisa melupakan senyum Hartini. Maka Soekarno mengirimkan surat cinta secara rahasia melalui kurir pribadi terpercaya dengan nama samaran Srihana dan memanggil Hartini dengan nama Srihani. Ketika menikahi Fatmawati, orang masih maklum karena Ibu Inggit sudah tua dan tidak mampu memberikan keturunan. Namun ketika menikahi Hartini, menjadi tamparan keras bagi berbagai organisasi kewanitaan di Indonesia yang sedang menggelindingkan wacana anti poligami. Perkawinan Soekarno dan Hartini menimbulkan polemik di masyarakat. Bu Fatmawati memilih keluar dari istana sebagai bentuk protes dan tinggal di sebuah rumah di Jalan Sriwijaya serta bersumpah tak akan menginjakkan kaki ke Istana Negara lagi. Dan beliau konsisten dengan sumpahnya, ketika Presiden Soekarno wafat, Bu Fat tidak terlihat di Istana untuk memberikan penghormatan terakhir pada suaminya, hanya mengirimkan karangan bunga. Keinginannya agar jenazah Soekarno dikirim ke Jl. Sriwijaya kediamannya, ditolak oleh Presiden Soeharto.

hartiniHartini adalah tipikal wanita Jawa yang lemah lembut, pinter masak (sayur lodeh dan sambelnya yahud, kata Soekarno), penyabar, hebat di ranjang (menurut Soekarno yang diceritakan pada beberapa orang kepercayaannya. Buat yang belum 17 tahun, lewatkan kalimat ini ya. Awas kalo ngintip! ) Hartini juga wanita yang nerimo (karena selama jadi isteri presiden, hanya sekali ke Istana Negara ketika mendengar Soekarno menikah lagi dengan Haryati, yang disebut pers sebagai ” Versi Hartini dengan cetakan yang lebih muda” (memangnya kue lapis apa? pake dicetak segala, huh! ) dan pengertian, karena ketika menerima lamaran Soekarno ia mensyaratkan Soekarno harus tetap menjadikan Fatmawati sebagai isteri pertama dan merelakan dirinya menjadi isteri kedua. Bandingkan, dengan perempuan jaman sekarang, sudah menggoda suami orang, matre, masih juga menyuruh menceraikan isteri pertama yang sudah berbuntut. Dasarrrr!! :(( Dari Hartini, Soekarno memiliki dua putera, yaitu Taufan dan Bayu, namun salah satunya sekarang sudah meninggal dunia)

Soekarno mengakui kehebatan Hartini sebagai isteri yang ideal dan mampu diajak bertukar pikiran. Sebagai janda dokter, Hartini memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi. Berbakti pada suami, yang dibuktikannya saat Pak Karno sakit keras, Hartinilah yang setia mendampingi hingga Rahmawati yang semula benci, mengakui kelebihan ibu tirinya ini dan menjadi sayang. Soekarno berpesan, agar saat meninggal Hartini dimakamkan di samping makamnya di Blitar.

bk-dan-dewi-berkimono-di-jepangIstri ke empat adalah si jelita Madame de Syuga alias Naoko Nemoto. Si cantik berkelas ini sebelumnya seorang agen asuransi dan berasal dari kalangan bawah sebelum akhirnya menjadi seorang geisha yang biasa menemani para pejabat tinggi dan kalangan jet set di sebuah kelab bergengsi di Tokyo. Seorang pengusaha Jepang memperkenalkan mereka berdua. Soekarno langsung tertarik pada kecantikannya dan mengundang Naoko berlibur ke Bali yang ditemani secara pribadi oleh Presiden. Ketika mereka menikah, orang tua Naoko terkejut lalu memutuskan untuk bunuh diri demikian juga dengan abangnya memilih ber-harakiri dengan samurai karena tak terima adiknya dinikahi seorang presiden negara miskin dan hanya sebagai istri muda, itu dianggapnya sebagai penghinaan nama keluarga. Sungguh pengorbanan yang besar bagi Ratnasari Dewi, nama yang dipilihkan Soekarno untuk istri made in Japan ini. Mereka dikarunia seorang puteri cantik bernama Kartika Sokarnoputeri, yang terakhir kabarnya menikah dengan seorang bankir sukses dari Belanda. Sekarang, Dewi Soekarno tinggal di Paris, sebagai bagian dari kalangan jet set di negeri romantis itu. (Waduuh..kapan ya saya bisa menikmati segelas capuccino dan sepotong tiramisu dalam genggaman tangan dan pandangan memabukkan dari belahan jiwa, di bawah Menara Eiffel dengan temaram lampu taman kota Paris di musim semi yang menawan. So sweet….. ^_^)

Wanita ke lima yang mencuri hati Soekarno adalah Haryati. Namun tidak banyak informasi tentang beliau, selain sempat disinggung Cindy Adams, penulis buku ” Soekarno Penyambung Lidah Rakyat” saat menemani Soekarno ke Bali untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi, ternyata Haryati sudah diterbangkan terlebih dulu dan menunggu di Bali. Selain itu, Haryati juga pernah di damprat Ratnasari Dewi karena dianggap tidak mau merawat Soekarno yang sedang sakit keras.

Dewi adalah isteri kesayangan Bung Karno. Sebuah issue berhembus dari orang yang ditugaskan untuk membunuh Soekarno saat malam G 30 S/PKI, bahwa sebenarnya Soekarno juga menjadi target pembunuhan PKI selain para jenderal. Telah disusun skenario rapi, bahwa malam berdarah 30 September 1965 itu, semua pejabat yang menjadi sasaran pembunuhan dipastikan berada di rumah masing-masing karena mereka diundang menghadiri sebuah acara penting pada keesokan harinya. Karena itu hampir semua jenderal terbunuh kecuali Pak Nasution yang berhasil melarikan diri walau harus kehilangan puteri bungsunya yang berusia 5 tahun, Ade Irma Suryani yang tewas tertembak sebagai martir. Presiden Soekarno malam itu juga dipastikan tidur di Istana Negara, namun ajudan kepercayaannya mengabarkan kalau Bu Dewi ngambek karena malam sebelumnya merupakan gilirannya untuk ditengok di Wisma Yaso namun karena kesibukan, Pak Karno lupa.

Maka, wanita cantik ini mengajak isteri seorang pejabat “dugem” di kelab malam Hotel Indonesia. Mendengar laporan sang ajudan, berangkatlah malam itu Pak Karno ditemani Sang Ajudan secara sembunyi-sembunyi, menyusul ke Hotel Indonesia menjemput Bu Dewi dan membawanya pulang ke Wisma Yaso. Maka, secara tidak langsung, Bu Dewi menyelamatkan Pak Karno dari rencana pembunuhan karena malam itu, Pasukan Cakrabirawa yang telah terkontaminasi PKI mencari Pak Karno dan beliau tidak ditemukan di bagian manapun di Istana Negara! ( Bravo Bu Dewi ! plok..plok..plok..^_^ ). Karenanya, Pak karno pernah berpesan untuk menguburkan Dewi seliang kubur dengannya jika telah meninggal. Tapi sepertinya ini tak akan terwujud, karena Blitar dan Paris terpisah jarak yang sangat jauh, ya kan?

Kembali ke laptop! Isteri selanjutnya bernama Yurike Sanger, seorang ABG kelas dua SMA berusia 16 tahun yang menjadi bagian dari Barisan Bhineka Tunggal Ika. Yurike seorang gadis pemalu keturunan Indonesia Timur. Ketika ditanya namanya, dan menjawab Yurike, Pak Karno berkata ” Namamu Yuri saja ya, lebih Indonesia! Tidah usah pakai Ke, jadi kebarat-baratan.” Yurike tak pernah menyangka kalau Presiden Soekarno apel ke rumahnya. Ayah Yurike juga mengira yang dia hadapi adalah ajudan presiden. Pada Yurike, Presiden Indonesia yang flamboyan ini berjanji menjadikannya isteri terakhir.

Soekarno adalah seorang pengagum keindahan, khususnya wanita-wanita cantik. Ini diakuinya pada Cindy Adams. Selain itu, beliau penuh perhatian, romantis dan jago menulis puisi cinta, yang bisa membuat hati wanita berbunga-bunga. Namun, mungkin karena terlalu banyak istri yang menyita pikiran, tenaga dan perasaan membuat beliau kurang fokus mengurus rakyat dan negara seperti cita-citanya di masa muda. Satu hal lagi, semakin berumur Pak Karno semakin muda usia wanita yang dinikahinya. Apakah ini bentuk dari rasa kurang percaya diri atau terkena sindrom takut tua? Hanya beliau yang bisa menjawabnya.

Kesimpulannya saudara-saudara! Sesempurna apapun seorang wanita tak akan pernah cukup bagi seorang pria yang terlalu menurutkan kehendaknya. Karena itu, diperlukan rem untuk menahan diri, yang membuat seseorang bersyukur pada pasangan yang dimilikinya, walaupun memiliki kekurangan. Dan selama kekurangannya masih dalam tahap bisa diterima dan ditoleransi, kenapa tidak?

Semoga kisah ini bisa menjadi cermin bagi para pembaca. Amiin.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?

90 Responses to “Wanita-Wanita Cantik Dalam Kehidupan Soekarno”

  1. Anjari Umarjianto Says:

    pria hebat selalu memiliki perempuan cantik…heheh..

    **closing statmentnya manteb juga tuh..**

    salam kenal, terima kasih telah berkunjung..

  2. amatamorgana Says:

    thank u juga sudah berkunjung di blogku *masih perlu banyak belajarrr nih dari senior hehe..*

  3. Dayat Says:

    Real playboy pada jamannya. saluuuut

  4. eny Says:

    huebat bener tokoh idola yg satu ini,
    thank’s banyak ya…
    tdnya aku ga tau sebanyak itu wanita2 yg prnah mjdi pendamping Hidup BUng Karno,
    tryt kisah cintanya begitu unik…
    bravo BUNG KARNO…^,~
    Tq buat Penulisnya ..sukses ya..;)

  5. amatamorgana Says:

    tq juga telah berkunjung salam kenal yaa ^_^

  6. stefan Says:

    wah ternyata Soekarno memang hebat. banyak beredar kisah beliau dengan para wanita. sampai-sampai Kennedy memperkenalkannya dengan marilyn moenroe…the real womanizer

  7. amatamorgana Says:

    iya sih, denger gosip itu juga, tapi karena masih diragukan kebenaran dengan terpaksa tak tertulis di sini :)

  8. yoszuaccalytt Says:

    mantapz cerita history nya ,..
    lain kali cerita wanita-wanita cantik di sekeliling Soeharto donk!!

  9. amatamorgana Says:

    Soekarno melakukan poligami secara terbuka, sementara Soeharto terlalu banyak rahasia yang tertutup tirai jadi….. saya tidak berani menulis tanpa sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

  10. Ari Says:

    Tidak hanya pandai di bidang politik, dan disegani oleh negara2 adidaya waktu itu. Tetapi juga pandai memikat wanita ya… (ini suatu kelemahan atau kelebihan ya ??)
    salam kenal

  11. pashalia Says:

    Nice post…
    Salut sama tulisanya…Kerenz

  12. minceu Says:

    wah ternyata Soekarno istrinya byk bgt ya..
    baru tau saya, kirain ga sebanyak itu..

    tulisannya keren mba.. ;)

  13. Soekarnoism Says:

    Saya bangga Indonesia punya negarawan seperti Bung Karno…blm ada yg bisa menyamai beliau…cermin kejujuran khas Indonesia…moga2 ada lagi pemimpin seperti beliau…bangga akan Indonesia…

  14. amatamorgana Says:

    buat pashalia n Minceu : thank u dear, salam kenal juga yaah ^_*

  15. wajar Says:

    Sebagai tokoh yg mempelopori perjuangan bangsa, kisah ttg wanita-wanita Soekarno adalah suatu hal yg sebenarnya memprihatinkan. kalo kita sedikit berpikir rasional, maka kita tak akan pernah menjadikan Soekarno ini adalah seorang teladan. Kawin terus, gonta ganti pasangan, adalah kebiasaan raja-raja jaman dulu. Dan yg lebih memprihatinkan, Megawati dalam pidatonya selalu mengagung-agungkan Soekarno, padahal dulu ibunya dibuat sakit hati gara2 kawin lagi. Nggak rasional……….

  16. tuti Says:

    ehem…. mesti komentar apa ya….. di satu sisi perjuangan Soekarno untuk kemerdekaan Indonsia sungguh luar biasa…. tapi setelah mengetahui begitu banyak wanita-wanitanya…… koq….

  17. hary Says:

    aku juga pengen punya istri banyak dan cantik (he.. he…)

  18. amatamorgana Says:

    hehe..keinginan wajar semua laki-laki yang mw jujur ^_^

  19. nonaManis Says:

    keren posting nya selama ini yang aku tahu cuma 2 aja fatmawati dan dewi sukarno ternyata … :)

  20. amatamorgana Says:

    Nobody’s perfect setidaknya beliau tidak korupsi yang lebih menghancurkan bangsa

  21. egx Says:

    cba telaah tentang poligami ….. dari dulu nabi2 udah poligami …. yg penting bisa atur nafkah lahir bathin …. :)

  22. maria Says:

    Aduh gk nyangka romantis gitu bapak. Presiden RI-1. Semua wanita cantik dikagumi & dijadikan istrinya! apa masih ada yang lainnya yach????? Kami seluruh rakyat Indonesia Bangga mempunyai Presiden Yang Berwibawa dan berkharisma. Sungguh Bapak. tidak ada duanya diindonesia.

  23. sandy_interisti Says:

    dulu saya bingung karena teman SMA saya yg beragama non islam mengaku anak cucu presiden soekarno tetapi setelah membaca tulisan ini saya langsung “paham”

  24. m4sje Says:

    Soekarno pribadi yang menarik
    Pribadi yang menyukai wanita dengan jiwanya
    Pribadi yang memajukan bangsa dengan hati dan pikirannya
    Bila poligami adalah kekurangannya
    Maka itu tak sebanding dengan sumbangsihnya pada Republik ini!!!!!

  25. anny Says:

    Puas banget saya baca kisah ini :D
    Keren bangettt deh he..he….

  26. NOx Says:

    ternyata pak karno buanyak banget istrinya,kalo di Islam poligami maksimal 4, pak karno istrinya 6 weleh -weleh…..

  27. FLor Says:

    Bacanya bikin saya begidik. Terlalu menyeramkan.
    Saya harap saya tidak bertemu dengan pria seperti itu.
    Sebagai wanita, saya marah.

  28. RIKO JUNIANDI Says:

    Sebagai rayat indonesia yang baik,perfikir yang matang jangan menilai yang kurang.sebagai bapak proklamator indonesia,bung karno ingin mempersatukan indonesia seperti sumpah palapa.Berbeda beda tapi tetap satu.kita tidak tahu apa yang bung karno fikirkan dgn para istrinya yg terdahulu.bisa jg mereka ( para istrintya ) itu sumber insfirasinya pada saat indonesia dalam keterpurukan.contoh..banyak karya seni yg timbul atau terwujud,seperti tugu monas dengan karya seni yg sangat menakjubkan.kita lihat puncak monas bentuknya seperti wanita yg sedang duduk bersolek dan banyak lg lukisan2x lainnya.

  29. amatamorgana Says:

    betul, setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan, pada kenyataannya semua isteri beliau masih tetap menyayanginya hingga akhir hayat

  30. amatamorgana Says:

    thank you anny, salam kenal ya ^_^

  31. made pramasti Says:

    Dalam hal ini siapa ya yang harus disalahkan, laki-lakinya yang mata keranjang atau wanitanya yang merasa beruntung dipersunting oleh orang terkenal, walaupun menjadi istri yang kesekian.

  32. aries boy Says:

    aacchhh …menurut gue ..kalau posisi gie jadi presiden gue lebih hebat dr dia dlm hal lady killer..lha janda istri orang aja diembat (Bu Garnarsih) …anak sma Yurike diembat (yg tentunya hebat dpt presiden ) ..geisha Naokko juga (tau artinya geisha itu wanita penghibur/hostess di bar kalau sekarang ) jadi ilmunya ttentang cewek sama gue sih cemen-2 aja ..gue rakyat biada umur pas 44th dpt mhsiswi umur 23 kawin 2 th pernah ……heheheh..anyway ceritanya lucu aja..gak perlu dicontoh..kalau presiden mau bini 25 cewek bisa..kayak kepala suku di afrikaa…

  33. Wawan Says:

    Wah…cerita sejarah dilihat dari sudut pribadi pelakunya, Bung Karno, memang sangat menarik. bener bener lengkap ceritanya dan nggak dibumbu bumbui..salut buat yang nulis: lengkap, akurat dan menarik tentunya…salam kenal-

  34. irxs Says:

    “penyakit” founding father inilah yang ditiru oleh yahya zaini dan lurah klaten. bedanya RI-1 menikah, yang dua lainnya berzinah…

  35. ayu Says:

    kalo ngak salah, istri yg resmi ada 9, dan yg ngak resmi (byk), dulu tempo pernah mengulas soal istri2 Pak Karno. Tapi yg jelas, Bung Karo pantas jadi idaman setiap wanita, senyum dan wibawanya mampu membuat setiap wanita bertekuk lutut….hehehe

  36. slamet wibisono Says:

    sesungguhnya soekarno tak kuasa menahan diri..
    beliau memang sosok kharismatik.
    sehingga orng laen byk yg simpati pdny,
    apalagi wanita…
    soekarno jd korban kehebatan dirinya.
    dan ad lg istri soekarno yg misterius yg gk byk orng tau

  37. nesthisurya Says:

    wiihh ternyata Soekarno tukang “SLI”ya…kok bs jadi idola ya….??

  38. benci lebay Says:

    Penelitian dr asing, semakin tua monyet lbh suka monyet muda…

  39. Dian hidayat Says:

    Tidak hanya pandai di bidang politik, dan disegani oleh negara2 adidaya waktu itu. Tetapi juga pandai memikat wanita ya

  40. Andika Says:

    Waaah, masih jauh menjadi seperti Soekarno. Cewek satu aja belum punya. hahaha

  41. Super bedjo Says:

    Pak Karno dengan segala kelebihan dan kekurangannya adalah manusia yang tau apa yang dikerjakan dan apa yang diinginkan serta bagaimana mewujudkannya,waktu hidup yang singkat telah dioptimalkan beliau.
    Saya iri dengan kemampuan beliau.

  42. rien Says:

    aku yakin yang ketahuan cuma itu nah….yang ga ketahuan pasti lebih banyak..ckckckck hebat apa keterlaluan yo ????
    sama sekali ga respect tuh..!

  43. Sanjaya Says:

    Waaah, masih jauh menjadi seperti Soekarno. Cewek satu aja belum punya. Apalagi ada orang Jepang juga. hahaha

  44. toto Says:

    hallo bung…
    “sekali merdeka-tetap merdeka, sekali mencuri-tetap mencuri”, sekali poligami-TETAP POLIGAMI.”
    Ga bener lagi kalau pahlawan tidak dapat
    menahan nafsu kesenangan dirinya sendiri.
    Bukan cerminan seorang pahlawan yg baik.

  45. pr14n Says:

    Lengkap bener nih… puas banget deh ceritanya…thanks atas info nya….

  46. Zack's Mom Says:

    Anaknya Hartini itu Taufan dan Bayu, Mbak.

  47. Zack's Mom Says:

    Anaknya Bu Hartini itu Taufan dan Bayu, Mbak.

  48. fauzan Says:

    Soekarno memang sosok hebat, penakluk hati wanita..!!si arjuna cinta..!!

  49. meta Says:

    wuah berarti anak cucu Soekarno banyak donk,..bukan dari fatmawati aza,…

  50. Kingkilaban Says:

    Laki-laki hebat untuk perempuan-perempuan hebat… :-)

  51. dendis maharani Says:

    if you judge people, you have no time to love them…klo aku sih it’s doesn’t matter ,berpikir positif aja tiap org py prinsip hdp sendiri2,baik menurut kt blm tentu baik buat org lain,Bung Karno org cerdas dia tahu apa yg terbaik buat dia,klo ada yg gk suka jgn ditiru tp lht jg sisi baiknya yg mgkn bs kita tiru,everything is depend of each person..thanks a lot …

  52. Erick Erawan Says:

    Inilah ciri-ciri pria yang normal…dia mencintai wanita bukan pria ….tul ? Saya juga sebenarnya satu tipe dengan Soekarno, cuman modalnya ga cukup n masih STI…….wkwkwkwkw cret.

  53. amatamorgana Says:

    tq ya infonya dah lupa ^_^

  54. dianpuput Says:

    stuju banged sama dendis maharani…. setiap org berhak utk menentukan hidupnya masing2, poligami atau tidak, itu bukan urusan kita, selagi dia mencintai rakyatnya, itu masalah pribadi beliau, apapun beliau, adalah sosok yg unforgetable utk bangsa ini..
    we love soekarno …

  55. Atep Muhtaram Says:

    ..terimakasih untuk tulisannya, beliau tetap idola saya, lebih banyak baiknya daripada buruknya, lebih banyak memberi untuk negara tidak lebih banyak mengambil dari negara, dalam hal kesukaannya pada wanita cantik jujur tidak jaim, …lebih dari lima belas tahun dengan Ibu Inggit yang usianya tiga belas tahun diatas beliau tanpa dikaruniai anak itu juga patut kita perhatikan….demikian, mengingat kiprah beliau dalam kelahiran bangsa ini ambil kelebihannya kita ma’afkan kekurangannya…salam.

  56. yudi Says:

    Apanya yang hebat ? Kalau jabatan gue presiden, punya kekuasaan, punya uang, pokoknya semua fasilitas gue punya buat mendukung kelakuan gue yang kegatelan sama perempuan, ya tentu aja guepun bisa punya bini dan simpenan banyak. Buktinya Idi Amien. Sebagai cowok do’i lebih keren sedikit dari monyet, tapi istrinya lebih banyak dari Soekarno. Wong sampe nggak semua anaknya dia hafal namanya! Dan dulu waktu sekolah Soekarno pernah juga naksir sama cewek bule. Nyatanya dicuekin tuh !

  57. marmutha Says:

    GUT!!! gilee yee pak KArno tuh Cassanova abisssss

  58. fey_g Says:

    Great posting! Jadi pgn belajar sejarah Indonesia lagi :p

  59. amatamorgana Says:

    Tak punya niat untuk menjelek2kan Soekarno, karena bagaimanapun beliau adalah bapak bangsa yang sangat berjasa bagi negara ini. Tapi seumpama waktu itu tak begitu banyak wanita yang diambil, kan lebih fokus pada program untuk mensejahterakan rakyat, karea bagaimanapun pasangan hidup itu ikut memberi pengaruh pada apa yang kita lakukan dan pikirkan

  60. wahyu Says:

    harta, tahta dan wanita…
    itulah laki2 hidupnya tak akan jauh dari ketiga masalah pokok itu…
    wanita itu memang mahluk spesial, aneh dan tannguh.

  61. hajar Says:

    Sukarno jga manusia, yg p
    enting nikahnya sah tidak ada yg lebih empt kan dalam ikatan resminya..

  62. andivan Says:

    walo singkat tp lengkuep banget, kek abis baca bukunya.. hehe.. thanks ya, jd lbh tau sekarang.. :)

  63. yanes Says:

    harta, tahta, wanita, durjana, merana, neraka

  64. Putrakirana Says:

    Ass wm wb. Waaahhh…. Hebat hebring euyyy….. Tulisanya. Salam kenal dari Palembang.

  65. amatamorgana Says:

    Salam kenal juga dari saya :) semoga bermanfaat ya

  66. rh Says:

    wah… salut… jarang-jarang nemu tulisan tentang ibu inggit. rumah kost soekarno kan di sebelah pascal hyperpoint. jl. H.Abdurrahim

  67. amatamorgana Says:

    Makasih ya rh, juga infonya tentang rumah kost Soekarno, dicari ah…

  68. Johan Setiawan Says:

    Thank you buat sharingnya. Bagus dan lengkap. Jadi tahu secara menyeluruh tentang wanita-wanita di sekitar Soekarno.

    Bravo.

  69. sifa Says:

    Semwa laki2 pastilah suka perempuan2 cantik, jadi wjr aja soekarno bgt, dia tetap pahlawan (pahlawan cinta hehe)

  70. TYNINGDIAH Says:

    sumpah gw kagum BGT ma bung karno
    wajar banget bung karno poligami toh dia mang mampu
    dan istri2 nya dapet perhatian semua

    klo laki 2 zaman sekarang ????????????????

  71. chubbyhole Says:

    Kalian semua harus baca link yg ada di tempo online.. Ternyata yurike sanger bkn yg terakhir.. Masih ada Kartini Manoppo dan Heidy Djafar (ibu dari Maya Ari Sigit Soeharto)..

    Saya sama skali td menganggap, bahwa hal ttg wanita2 BK ini sesuatu yg perlu dihujat.. Namun saya agak kecewa, dengan kenyataan bahwa masih ada 2 wanita lagi setelah yurike, sementara dr literatur yg pernah sy baca.. BK pernah berjanji pd Yurike bahwa ia akan menjadi istrinya yang terakhir.. ??(??_??) sungguh janji seorg laki-laki terutama pemimpin sebesar BK, seharusnya harus ditepati.. Wallahualam..

  72. cicih Says:

    kaya orang less confidence aja,unsecured

  73. Komunitas Dayak Jakarta Says:

    Ternyata beliau seorang pujangga juga yaaa…
    Koment ku:
    Walaupun Beliau Banyak istri itu tidak masalah bagi ku..karena pria hebat selalu memiliki perempuan cantikheheh..

    Yang Positif wajib kita pelajari seperti sifat Kharismatik nya,idealisnya,dll
    Yang Negatif pain harus di ambil,seperti di atas membahas tidak “rasional”
    Soekarno adalah Seorang Panutan yang patut untuk di contohi sikap Kepemimpinan nya.
    Terima kasih

  74. abenk Says:

    mantap postingannya gan….
    salam kenal ya……..
    check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
    BLOG SAYA

  75. myun Says:

    terima kasih postingannya ya..
    salam kenal…
    kunjungi HaLamAn kAMi ok!!

  76. fariz Says:

    kurang atuh, msh ada kartini manopo & Heidy Djafar, Hebat BK mah, saluuutt … Tks Amatamorgana.

  77. Raymond Valiant Says:

    Maaf, sebagai blogger, Anda memang sudah mencoba menggali banyak informasi untuk menulis. Namun ada banyak detil dan informasi yang tidak akurat atau dikutip secara tidak memadai. Khususnya mengenai Oetari Tjokroaminoto, Haryati Soekarno, Hartini Soekarno dan Naoko Nemoto (Ratna Saridewi Soekarno). Mungkin di kesempatan lain harus lebih teliti dan riset.

  78. one heart forever Says:

    soekarno gila seks

  79. rajambret Says:

    biasalah klo lelaki pintar dan punya kekuasaan uah ujung2nya wanita….bravo bung karno!!!

  80. bagas Says:

    hebat itu nama nya pejantan tangguh… boleh niru, asal otak dan kemampuan kita harus sama dengan founding father kita.bagaimanapun juga beliau adalah pahlawan, tetap kita hormati dan kita banggakan.
    tentu segala sesuatu mesti ada asbabun nuzulnya, lha kenapa BK menikahi banyak wanita? yang jelas bukan hanya hasrat sexs saja, tapi ada maksud di balik itu….ok thanks , sukarno is the best…

  81. asgar Says:

    trima kasih bapak guru bangsaku, selain keadilan yg kau brikan kpda rakyat. Trnya kau jg trapkn keadilan itu kpda wanita….
    Ya salaaammm…

  82. Liny Says:

    pernah baca juga sih cerita tentang sukarno. Bayangkan berapa biaya yg dikeluarkan oleh negara yg saat itu masih miskin untuk membiayai semua wanita2nya jalan2 n belanja ke luar negeri, fasilitas hidup macam rumah beserta segala isinya. SEandainya saat itu sudah ada mail merge, pasti sukarno bisa pake untuk menulis cukup satu surat gombal ke semua wanita2nya, karena selain yg di tulis di atas, masih banyak lagi wanita2nya berceceran dan tidak di tulis dalam sejarah. Tanpa mengabaikan jasa2 beliau terhadap bangsa, saya tetap tidak suka kelakuan beliau terhadap wanita.

  83. angga pradiktya Says:

    lengkap nih kisah cinta soekarno, bener2 gak nyangka sebanyak itu…

  84. angga pradiktya Says:

    komplit nih ceritanya, makasih yaaa

  85. utami Says:

    coba waktu itu udah lahir, mungkin dah dipersunting pak karno.. hehehe

  86. utami Says:

    coba waktu itu dah lahir, dah jadi istrinya juga mungkin … hehehe

  87. mis.riati90 Says:

    hm…
    soekrno pahlawan kemerdekaan dan pahlawan wanita…
    artikel lainnya di tunggu ya….
    fighting….

  88. ryu Says:

    kuncinya “ketenangan pikiran”, soekarno mampu berpikir untuk negara. dan ketenangan itu di peroleh dari kesenangannya dengan perempuan….
    sama aku juga tak dpt berpikir jernih kalo pikiran tidak tenang….
    dengan perempuan aku bisa tenang……..

  89. dimas Says:

    lah…heldy djafar kan isterinya juga. kok tidak dibahas?

  90. amatamorgana Says:

    iya waktu nulis belum tahu :) tanks ya tambahannya

Leave a Reply


This entry was posted on Senin, April 26th, 2010 at 08:08 and is filed under cinta petualangan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.