TIPS JIKA ALARM MOBIL TERCEBUR AIR LAUT

2 Sep 2011

Tips ini berdasarkan pengalaman pribadi saya yang saat itu sedang jalan-jalan ke laut untuk hunting sunset dan menemani anak-anak bercanda dengan ombak. Sengaja memilih Pantai Bondo, sebuah pantai yang cukup sepi dan belum dipermak. Airnya bersih, pasirnya putih lembut. Terkadang, ada ubur-ubur yang melintas sampai di pinggiran jadi harus hati-hati agar tak tersengat. tapi secara keseluruhan, pantai ini cukup asik buat mandi laut, tanpa karang tajam yang melukai kaki dan tak terlalu dalam.

Saking asiknya berburu sunset dan memotret anak-anak saya sampai lupa, kalau alarm mobil saya simpan di saku celana. Keasikan memotret membuat segala gerakan tubuh lincah ke sana ke mari bahkan duduk di dalam air laut, menikmati sensasi air asin ini sambil mengabadikan Mata Dewa yang makin tergelincir menuju peraduan.Ups…! Sejam kemudian saya baru ingat kalau si kunci masih mengeram manis di kantung celana, terendam air laut. Panik, saya bergegas berdiri dan berlari mendekati mobil. dalam keadaan panik kadang tindakan jadi tak terkontrol. Saya pencet alarm..tit! Alhamdulillah masih bisa membuka pintu. tapi ketika saya coba untuk menutup alarm menraung-raung, seolah saya jadi maling. UUuh malunya diliatin orang-orang. Ntar dipikir sok apa gimana, ga enak juga kan memamerkan suara yang memekakkan telinga begitu. Akhirnya saya kunci pakai manual, si mobil diem. Alhamdulillah. Karena sudah sore, kami berencana pulang setelah sebelumnya mandi dan berkemas.

Dan masalah pun tiba. Mobil ngambek, tak mau distarter. Berkali-kali diem. Berbagai cara, sampai meniru gaya para koboi yang mencuri mobil dengan memantikkan kabel di bagian setir tak juga berhasil. Rupanya,…si mobil memang dirancang untuk mogok jika mendeteksi hal-hal yang mencurigakan, untuk menghindari pencurian. Tapi jadi repot banget. satu-satunya cara ya mesti bikin alarm mobil berjalan normal kembali. Tapi mana ada service alarm mobil di pantai begitu? Udah bayangin juga..hmm…berapa duit mesti dikeluarin buat benerin alaram ya? pasti cukup lumayan juga :(

Tapi Allah mah sayang pada hambanya yang belum bener-bener taat ini hehe.. Bapak pemilik warung, rupanya mengamati betapa ribetnya saya mencoba menghidupkan mesin yang ngambek dan mengatasi anak yang ngambek karena tak juga bisa pulang sementara Maghrib sudah menjelang. ia menghampiri saya. Sungguh ga boleh kita melihat seseorang dari bungkusnya eh..dari motif sarungnya ( apa hubungannya ya…?)^^

“Sini dek, saya bantu.”
Ragu kuserahkan alarm mobil untuk diamati. Dia tahu keraguanku. “Tenang, saya punya usaha servis elektronik.”katanya.
Berikut langkah-langkahnya :
1. Pastikan aki mati dulu. Lalu buka alarm mobil, ambil batere lithiumnya, cuci pake air aqua yang bersih lalu keringkan pake kain yang lembut.
2. Pastikan bahwa alarm off. Ambil keping sirkuitnya, yang berbentuk seperti uang logam. cuci bersih pake air aqua berkali-kali, bahkan kalo perlu direndam selama 15 menit.
3. keringkan dengan kain yang lembut.
4. Nyalakan kompor gas. taruh panci di atasnya lalu masaklah mie instan :) (tanggung kan nyalain kompor cuma buat ngeringin sirkuit?) sambil memanaskan si sirkuit agar benar-benar kering dari air kurang lebih 15 menit, bolak-balik berkali-kali agar kekeringannya merata. Cek berkali-kali untuk memastikan tak ada lagi air yang menempel dan bisa meresap ke dalamnya.
5. Masukkan kembali semua bagian dari alarm seperti semula. Sambungkan kembali aki mobil dan…coba nyalakan alarm mobilmu .tiiiiiiiiiit! sukses deh si alarm langsung bisa dipakai lagi. Otomatis, mesin mobil pun tak mengunci lagi deh. Horee..!! mobilnya bisa nyala..!! kata anak-anak riang gembira. Akhirnya ga jadi nginep di pantai deh. Thank you Bapaaaaak ^^

Treatment tadi bermanfaat untuk mengikis endapan garam yang menghalangi proses pengaliran listrik. hal yang sama juga bisa dilakukan pada beberapa tipe handphone yang jatuh ke air garam.


TAGS Tips jika alarm tercebur air laut alarm mobil konduktor sirkuit batere


-

Author

Follow Me