Bincang-Bincang Seks (BBS)@Blogdetik, Hmmm……….

4 May 2012

Semalam adalah malam Jumat (bagi yang sudah menikah, pasti tahu keutamaan sunnah rasul :) hihi…. ) tapi buat jombloers, atau yang belum nikah nah…. blogdetik mengadakan acara BBS Bincang-Bincang Seks bersama Zoya Amirin, psikolog cantik yang khusus mendalami masalah sex. Thesisnya pun tentang sex, wah pasti belajarnya semangat pisan nih..!

Siapa sih yang tak tertarik bicara sex? Kayaknya sudah fitrah dari sananya kalau kita suka ngomongin sex. Nah dari bincang seks semalem, walaupun pada awalnya pada malu-malu akhirnya heboh semua deh mendengarkan Mbak Zoya yang menyajikan tema sex dengan mantap. Eits….jangan mikir ngeres dulu! Biarpun memang banyak hal ngeres yang dibicarakan (yang bikin Karel Anderson, Mas Marwan dll jadi ngilu ,…. :) hehe..) ada beberapa hal bermanfaat yang bisa kita share di sini :

1. Jangan biasakan menggunakan istilah aneh-aneh untuk alat kelamin. Ajarkan istilah yang benar pada anak-anak untuk penyebutan alat kelaminnya. Jika kelamin laki-laki ya p*n*S kalau kelamin perempuan ya v*g*n* (nulisnya sambil tersipu). Kenapa ini penting? Ketika anak mendapat perlakuan tidak senonoh dari orang asing atau orang yang dikenalnya sekalipun, ia bisa mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan kalimat yang benar.

2. Ajarkan pada anak bagian mana dari tubuhnya yang boleh dipegang orang lain dan bagian mana dari tubuh yang tidak boleh dipegang orang lain, bahkan anggota keluarga sekalipun. Bahkan, jika ada orang yang menyentuhnya di bagian public area namun ia merasa tidak nyaman ia harus mengatakannya pada orang tua.

3. Jangan complain atau curhat tentang hubungan seks dengan pasangan kepada orang lain. Lebih baik ungkapkan keluhan pada pasangan anda dan berdua dengan berbesar hati tentunya, berdiskusi mencari jalan keluarnya.

4. Suami adalah customer istri dan istri adalah customer suami. Salah satu tujuan pernikahan adalah mendapatkan pemenuhan kebutuhan seksual, maka berilah pelayanan terbaik pada pasangan kita. Dan sebagaimana yang diajarkan pasangan, usahakan, jangan pernah menolak pasangan saat ia menginginkannya. Begitupun pasangan terhadap kita. Seks pada intinya membangun keintiman dan menerbitkan kasih sayang pada suami istri.

5. Saat istri tidak punya mood untuk bercinta, maka buatlah ia bahagia dulu. Sogok dia dengan shopping, hadiah baju baru, atau sekedar makan berdua. Selalu sediakan waktu hanya untuk berdua agar hubungan suami istri tetap terjaga. Tapi sebaiknya dua belah pihak saling memahami, karena ditolak itu “sakit”

6. Buat yang sudah menikah lama, membuat penasaran suami itu penting agar tetap terikat dan matanya ga jelalatan. Pancing suami buat berimajinasi. Perkirakan berapa waktu yang dibutuhkan buatnya untuk sampai di rumah.

7. Jangan jadi cewek bodoh! Mau ditidurin karena digombalin cowok. Dari hasil penelitian 47% cewek telah melakukan hubungan seksual ketika berusia 18-19 tahun berarti awal-awal kuliah. Kalau tidak ingin terjun ke seks bebas, jangan pernah mencoba-coba, karena sekali melakukannya bisa menimbulkan ketagihan. Nah lho! Repot kan kalau belum nikah? Penelitian BKKBN menyimpulkan 37% perempuan yang berhubungan seks sebelum nikah merasa menyesal. 13% merasa ditipu, 11% merasa dimanfaatkan cowok. Nah… jadi jaga cewek harus jaga diri baik-baik ya.

8. Keperawanan tidak identik dengan darah di malam pertama. Itu menunjukkan kalau si perempuan belum siap untuk melakukan senggama, jadi si suami harus sabar membangunkan mood istri lewat foreplay yang cukup agar istri siap. Justru, ketika di malam pertama si istri tidak berdarah padahal belum pernah melakukan hubungan seks sama sekali, itu menunjukkan kalau si suami telah lihai menyenangkan istri, sudah tahu saat istri siap untuk intercourse. begitulah kata Mbak Zoya :)

Ok deh segini dulu catatannya. Kalau ada pertanyaan lain komen aja dibawahya.


TAGS perkawinan suami istri seks sex keperawanan


-

Author

Follow Me