“Ciyus Bang Rhoma…Cuma Daihatsu Terios Yang Bisa Diajak Berkelana!”

29 Nov 2012

Sebagai orang yang hobi jalan-jalan berkeliling kota, desa, pantai dan pegunungan sarana transportasi yang handal sangat dibutuhkan. Jika dulu waktu masih mahasiswa sudah cukup puas menjelajah negeri indah ini dengan bis atau kereta, atau naik motor trail sampai ke Puncak Lawu atau naik gerobak sapi mengitari desa-desa di Madura nun jauh di sana, maka semua itu tinggal kenangan indah yang tersimpan dalam album kenangan yang kubuka saat merindukan masa muda hehehe…

Waktu berjalan, usia bertambah, badan mulai masuk angin kalau terkena terpaan angin di perjalanan maka naik motor untuk penjelajahan sudah dihentikan. Stop! Ga kuat lagi. Apalagi karena sekarang sudah punya keluarga sepertinya akan susah sekali memboyong seluruh anggota keluarga dengan dua anak aktif yang luar biasa dalam kendaraan umum.

Pertama punya mobil adalah sedan karena nyaman dan anak-anak masih kecil jadi mereka cukup didekap dalam perjalanan plus susu botol langsung deh tidur manis sampai tujuan. Acara jalan-jalan ke gunung jelas belum masuk hitungan lagi. Paling kita pergi ke pantai yang landai, dengan jarak tempuh pendek dan aman di perjalanan tanpa guncangan yang berarti jadi sedan masih bisa digunakan.

Tahun demi tahun berlalu, kesibukan dan masalah memakan waktu dan anak-anak tumbuh besar. Terbayang lagi indahnya berkelana ala Bang Rhoma Irama. Rasanya kaki sudah gatal ingin menginjak rumput basah dan menikmati lagi padang edelweis mekar di kaki gunung. Saya selalu merindukan itu, suasana hening, udara dingin menggigit, angin yang menderu dan menikmati bintang-bintang yang berpijar indah yang hanya bisa kita nikmati di tempat tinggi berudara bersih tanpa polusi. Kami ingin melihat jagoan kami tumbuh sebagai lelaki tulen yang juga tahu dan tahan berbagai kondisi hidup. Bukan hanya anak yang diam di rumah berkaca mata tebal bertubuh tambun karena jarang bergerak dan terlalu banyak main game. Oh..no. Very big no! Mereka harus jadi petualang yang mencintai alam. So…???!

Saat pulang mudik lebaran kemarin kami melaju memakai sedang mengeksplorasi keindahan gunung Muria, di Kudus. Oh…jangan lupa diingat, jalannya terjal dan mendaki, sempit dan jalan terbagi dua jalur atas dan bawah bersaing dengan bus-bus besar yang menyalip seenaknya tanpa nyali. Sampai di puncak, kami pias, emosi jiwa ketakutan digerus bus yang tinggi besar. Belum lagi sedan harus terengah-engah dalam perjalanan ke puncak. Hoho..cukup sudah petualangan pertama memakai sedan. Maka evaluasi dilakukan. Rapat digelar.

Kami melirik mobil yang selama ini setia mendampingi. Hm…sedan kami memang nyaman dan irit, tapi jelas bukan kendaraan yang tepat untuk menyalurkan hobi berkelana. Kakak yang berlangganan majalah mobil langsung membuka-buka halaman majalah mencari beberapa option mobil yang cocok untuk berpetualang. Kesimpulan pertama,kita harus berganti mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) yang nyaman digunakan di kota tapi cocok juga menyususri pegunungan.

Hm…jadi pilihannya adalah mobil jenis SUV yang selain tampilannya mesti ganteng dan gagah, juga harus masih terjangkau dompet untuk membayar angsuran bulanannya hehe…. maklum keluarga muda banyak keperluan. Selain itu…? Harus dari pabrikan yang terpercaya, berkaitan dengan harga jual kembali tidak boleh terlalu jatuh seperti mobil sedan kami. Syarat lainnya konsumsi BBMnya mesti irit karena kita harus bersiap-siap pakai pertamax yang jauh lebih mahal dari premium. Juga harus mudah dan murah perawatannya, suku cadangnya muurah dan gampang didapat, bandel, nyaman dikendarai baik dalam posisi sopir maupun penumpang, baik duduk di bangku depan atau belakang. Karena kenyamanan anak-anak dalam kendaraan jelas salah satu prioritas kami juga.

Kakak membuka seluruh mobil SUV yang dia taksir. Adik ikut bersemangat mengamini. Maka berjejerlah gambar jip legendaris Amerika yang gagah, SUV buatan Jerman yang muahal, dan tentu saja SUV buatan Jepang dan Korea yang merajai pasaran mobil Indonesia.Menghitung kancing jelas bukan cara jitu menentukan pilihan. Kami browsing dan googling membandingkan keduanya dari berbagai pertimbangan yang telah disebutkan diatas. Aha! Mantap saya tunjuk SUV dari pabrikan Jepang yang sudah terbukti handal dan dapat diandalkan. Pilihannya jatuh pada Daihatsu Terios.

Dan pada saat driving test, seluruh anggota manggut-manggut tanda setuju. Yes..! Setelah tanda tangan dan mengurus semuanya, daihatsu Terios hitam yang gagah menjadi anggota keluarga baru.

Dua tahun sudah berlalu. Hingga kini mobil selalu dalam kondisi prima, yang penting harus selalu mendapat perawatan rutin dan ganti oli pada saat harus ganti oli. Kami senang tidak salah pilih mobil. Terakhir mudik Lebaran sampai Semarang cuma habis premium Rp250 ribu saja. Untuk empat orang penumpang yang manggut-manggut karena jok depan belakang sama-sama nyaman dan ruang belakang yang muat untuk membawa oleh-oleh buat seluruh keluarga tanpa perlu repot-repot menaruhnya di atas atap mobil. No..no..no..saya ga suka! Anak-anak tidur dengan nyaman selama perjalanan. Musik mengalun jernih dari peranti digital audio yang menemani selama perjalanan. Dan yang tak ada di mobil lain adalah perlengkapan turbo boost yang membuat mobil melaju kencang seolah mendapat tambahan power, melibas seluruh jalan tol tanpa henti. Kami sering membayangkan sedang naik pesawat supersonik ketika turbo boost mode on hehe…Wuuuuzzzz….!!!

Dan sekarang ada generasi baru Daihatsu Terios yang lebih ganteng dan gagah. Apalagi yang warna putih keren abizz! Dilihat dari luar mantap coba kita longok ke dalam. SUV ini memuat 7 seat. Wow leganya….. Bisa bawa keponakan juga bisa nih. Atau bawa Yangkung dan Yangti ikut jalan-jalan saat pulang kampung.

Jadi saat lebaran nanti akan muat lebih banyak orang. Asiknya lagi kursinya bisa dikeluarkan. Saya sudah membayangkan canping sekeluarga sambil membawa tenda, panggangan, alat pancing beserta seluruh perlengkapan mandi dan makan beserta sleeping bag akan termuat nyaman di kursi paling belakang tanpa menganggu kenyamanan anak-anak di kursi baris ke dua. Begitu sampai di lokasi tenda didirikan seluruh perlengkapan masak dikeluarkan, membuat api unggun, memanggangg daging atau ikan juga sosis dan marshmello kesukaan anak-anak. Makan malam bersama sambil melihat bintang berpendaran. Asiknya. Kalau tiba-tiba hujan seperti sekarang? Tenang…kabin terios yang lega akan cukup memuat tidur empat orang.

Sekarang Terios sudah mengalami perbaikan lagi. Keren banget. Untuk menguji ketangguhan mesin, kesempurnaan handling dan mengji kenyamanan penumpang selama di perjalanan PT Daihatsu Indonesia menggelar program Daihatsu Terios 7 Wonders, sebuah program petualangan yang dilakukan oleh 7 orang awak Daihatsu dari beragam latar belakang media massa dimulai tanggal 10-24 Oktober yang mempunyai misi mengeksplorasi dan memperkenalkan 7 spot penghasil kopi unggulan di Sumatera. Daerah yang dilewati diantaranya Liwa, Pagaralam, Bukit Tinggi, Tarutung, Medan, Takengon, Langsa, dan yang terakhir 0 meter di Sabang, Aceh. Ngiler kita kepengen juga.^^

Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Merak Bakahuni lalu menuju Lampung. Kondisi jalan menuju Lampung yang mulus merupakan sarana yang ideal untuk berakselerasi. Alhasil kecepatan maksimal 120 km/jam dapat diraih oleh Daihatsu Terios.

Karena kopi harus ditanam di daerah yang tinggi maka daerah yang dilewati Terios adalah daerah yang curam, berkelak-kelok, naik turun, dan terkadang harus terjebak lumpur saat hujan lebat. Dari galeri foto bisa dilihat kalau selama dalam perjalanan meskipun Terios di hajar di jalanan jelek ternyata suspensi Terios masih oke dan mampu melewati semua tantangan itu.

Selain mengeksplorasi kenikmatan kota di seluruh Sumatera rombongan tak lupa melakukan program CSR juga yang dilakukan tim Daihatsu Terios 7 Wonders dengan cara melaksanakan korban sapi dan memberikan bantuan pada Posyandu di beberapa tempat yang dilewati.

Rangkaian perjalanan panjang tim Terios 7-Wonders sepanjang 3.657 km selama 15 hari berakhir di tugu Nol Kilometer tepat pukul 12.48 WIBtim Terios 7-Wonders sudah berhasil mennyelesaikan seluruh etape perjalanan panjang ini tanpa ada kendala berarti. Terbukti Terios adalah SUV yang tangguh


TAGS Daihatsu Terios sahabat petualang daihatsu terios terios 7 wonders


-

Author

Follow Me